Arsip Blog

Hikmah Isra Mi’raj


Lanjutan Dari Peristiwa Isra Mi’raj !!!
Pelajaran yang dapat diambil dari perjalanan Isra wal Mi’raj… Barangkali catatan ringan berikut dapat memotivasi kita untuk lebih jauh dan sungguh-sungguh menangkap pelajaran yang seharusnya kita tangkap dari perjalanan agung tersebut:

Pertama: Konteks situasi terjadinya

Kita kenal, Isra’ wal Mi’raj terjadi sekitar setahun sebelum Hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah (Yatsrib ketika itu). Ketika itu, Rasulullah SAW dalam situasi yang sangat “sumpek”, seolah tiada celah harapan masa depan bagi agama ini. Selang beberapa masa sebelumnya, isteri tercinta Khadijah r.a. dan paman yang menjadi dinding kasat dari penjuangan meninggal dunia. Sementara tekanan fisik maunpun psikologis kafir Qurays terhadap perjuangan semakin berat. Rasulullah seolah kehilangan pegangan, kehilangan arah, dan kini pandangan itu berkunang-kunang tiada jelas. Lanjutkan Membaca>>>

Iklan

Peristiwa Isra Mi’raj


Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami pertihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (Q.S.Al-Israa’:1)

Isra’ Mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami Rasulullah pada malam 27 Rajab tahun ke 12 kenabian, begitu luar biasanya sehingga Allah mengfirmankan ayat yang menjadi petunjuk mengenai hal tersebut dengan kata SUBHANA, sebuah ungkapan ketika melihat kejadian yang menakjubkan. Menurut imam Al Harits : Tasbih itu berfungsi sebagai bantahan yang menolak kepada orang-or-ang kafir, karena setelah nabi Muhammad SAW menceritakan kepada mereka tentang Isra’ mereka mendustakannya. Jadi artinya adalah bahwa Maha Suci Allah dari menjadikan seorang Rasul yang bohong. Lanjutkan Membaca>>>

Perbedaan Pendapat Antara Ajaran Islam dan Doktrin Kristen Tentang Isa Al-Masih


Seperti biasa, tak bosan-bosannya diriku yang awam ini memposting hal-hal yang berkaitan dengan agama… Check It Out…
Pada Tanggal 17 Mei 2012, umat kristiani di seluruh dunia memeringati hari kenaikan Isa al Masih. Di negeri kita, peringatan tersebut dijadikan sebagai salah satu hari libur nasional. Wouww, ternyata pandangan mengenai Isa Almasih antara Umat Islam dan Umat Kristiani itu sangatlah berbeda, dan perbedaan tersebut sangat mempengaruhi peradaban dunia. Maka langsung saja yukz kita bahas.

Dalam Islam, Isa Almasih Alaihissalam diyakini sebagai salah seorang rasul dan bukan Tuhan. Ia diutus oleh Allah Subhaanahu Wata’ala kepada Bani Israil (Yahudi dan Kristen). Ia wajib diimani oleh setiap muslim dan tidak mendikotomikannya dari rasul yang lain, sebagaimana Lanjutkan Membaca>>>

%d blogger menyukai ini: